Anggaran Fantastis Rp1,1 Miliar Disorot, Acara BPR Bojonegoro Tetap Jual Tiket—Transparansi Dipertanyakan
K
Kabiro bojonegoro
Jurnalis Pojok Kampung
Thursday, 26 March 2026 | 16:44 WIB
110
Pojokkampung.site/Bojonegoro, 26 Maret 2026 — Rencana perayaan hari jadi PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda) yang mengusung tajuk “Harmony 3 Dekade Anniversary” menjadi sorotan tajam publik. Kegiatan yang disebut-sebut menghabiskan anggaran sekitar Rp1,1 miliar ini memicu tanda tanya besar, terutama karena tetap disertai penjualan tiket kepada masyarakat.
Di tengah besarnya dana yang dialokasikan, kebijakan menjual tiket dinilai memunculkan pertanyaan mengenai skema pembiayaan acara. Sejumlah pihak mempertanyakan urgensi penarikan biaya tambahan dari publik apabila anggaran kegiatan telah disiapkan dalam jumlah signifikan.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa acara tersebut akan digelar di Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro. Namun hingga kini, rincian penggunaan anggaran maupun peruntukan dana hasil penjualan tiket belum disampaikan secara terbuka kepada publik.
Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada pihak manajemen, khususnya Direktur PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda), belum membuahkan hasil. Tidak adanya respons resmi justru memperkuat sorotan dan memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Sejumlah kalangan menilai, sebagai lembaga yang berkaitan dengan kepentingan daerah, penyelenggara seharusnya mengedepankan prinsip keterbukaan. Kejelasan informasi dinilai penting agar tidak menimbulkan persepsi negatif serta menjaga kepercayaan publik.
Situasi ini mendorong harapan agar pihak terkait segera memberikan klarifikasi resmi mengenai mekanisme anggaran dan kebijakan tiket. Hingga berita ini diturunkan, media masih berupaya mendapatkan keterangan lanjutan guna menghadirkan informasi yang berimbang dan akurat.
Di tengah besarnya dana yang dialokasikan, kebijakan menjual tiket dinilai memunculkan pertanyaan mengenai skema pembiayaan acara. Sejumlah pihak mempertanyakan urgensi penarikan biaya tambahan dari publik apabila anggaran kegiatan telah disiapkan dalam jumlah signifikan.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa acara tersebut akan digelar di Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro. Namun hingga kini, rincian penggunaan anggaran maupun peruntukan dana hasil penjualan tiket belum disampaikan secara terbuka kepada publik.
Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada pihak manajemen, khususnya Direktur PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda), belum membuahkan hasil. Tidak adanya respons resmi justru memperkuat sorotan dan memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Sejumlah kalangan menilai, sebagai lembaga yang berkaitan dengan kepentingan daerah, penyelenggara seharusnya mengedepankan prinsip keterbukaan. Kejelasan informasi dinilai penting agar tidak menimbulkan persepsi negatif serta menjaga kepercayaan publik.
Situasi ini mendorong harapan agar pihak terkait segera memberikan klarifikasi resmi mengenai mekanisme anggaran dan kebijakan tiket. Hingga berita ini diturunkan, media masih berupaya mendapatkan keterangan lanjutan guna menghadirkan informasi yang berimbang dan akurat.
Bagikan Berita: