Babinsa Babadan Bersama Satgas Bela Kasih Amankan Ibadah Paskah 2026 di Gereja Katolik St. Petrus Paulus
K
Kabiro bojonegoro
Jurnalis Pojok Kampung
Sunday, 05 April 2026 | 05:42 WIB
36
Pojokampung.site/Blitar – Babinsa Kelurahan Babadan, Koramil 0808/12 Wlingi, Sertu Santoso, bersama Satgas Bela Kasih Gereja Katolik turut mengamankan rangkaian ibadah Paskah 2026 yang berlangsung di Gereja Katolik St. Petrus Paulus, Minggu (5/4/2026).
Ibadah yang dipimpin oleh Romo Elva S tersebut mengusung tema “Pendewasaan Gereja” dan diikuti sekitar 350 jemaat. Kegiatan berlangsung di Jalan Bromo No. 04, Kelurahan Babadan, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.
Kehadiran Babinsa bersama Satgas Bela Kasih merupakan wujud sinergi antara aparat kewilayahan dan unsur masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama pelaksanaan ibadah. Pengamanan dilakukan secara terpadu, meliputi pengaturan arus lalu lintas, penjagaan area gereja, hingga pemantauan jalannya ibadah.
Sertu Santoso menyampaikan bahwa pengamanan tersebut merupakan bagian dari tugas aparat teritorial dalam memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat, tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.
“Dengan adanya pengamanan ini, kami berharap umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan khidmat dan penuh kekhusyukan,” ujarnya.
Di sisi lain, keterlibatan Satgas Bela Kasih menunjukkan peran aktif jemaat dalam mendukung terciptanya keamanan lingkungan gereja. Kolaborasi antara Babinsa dan unsur gereja dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga ketertiban selama rangkaian ibadah berlangsung.
Seluruh kegiatan ibadah Paskah berjalan lancar, tertib, dan aman hingga selesai. Hal ini mencerminkan kuatnya nilai toleransi serta kebersamaan masyarakat di Kecamatan Wlingi dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.
Ibadah yang dipimpin oleh Romo Elva S tersebut mengusung tema “Pendewasaan Gereja” dan diikuti sekitar 350 jemaat. Kegiatan berlangsung di Jalan Bromo No. 04, Kelurahan Babadan, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.
Kehadiran Babinsa bersama Satgas Bela Kasih merupakan wujud sinergi antara aparat kewilayahan dan unsur masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama pelaksanaan ibadah. Pengamanan dilakukan secara terpadu, meliputi pengaturan arus lalu lintas, penjagaan area gereja, hingga pemantauan jalannya ibadah.
Sertu Santoso menyampaikan bahwa pengamanan tersebut merupakan bagian dari tugas aparat teritorial dalam memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat, tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.
“Dengan adanya pengamanan ini, kami berharap umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan khidmat dan penuh kekhusyukan,” ujarnya.
Di sisi lain, keterlibatan Satgas Bela Kasih menunjukkan peran aktif jemaat dalam mendukung terciptanya keamanan lingkungan gereja. Kolaborasi antara Babinsa dan unsur gereja dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga ketertiban selama rangkaian ibadah berlangsung.
Seluruh kegiatan ibadah Paskah berjalan lancar, tertib, dan aman hingga selesai. Hal ini mencerminkan kuatnya nilai toleransi serta kebersamaan masyarakat di Kecamatan Wlingi dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.
Bagikan Berita: