Tuesday, 14 April 2026
Iklan Header

Advertisement

Sponsored Ads

Nasional

Seleksi SMAN Plus Riau Makin Ketat, 488 Peserta Disaring Jadi 400 di Tahap Lanjutan

K
Kabiro bojonegoro Jurnalis Pojok Kampung
Saturday, 11 April 2026 | 03:31 WIB 27
Seleksi SMAN Plus Riau Makin Ketat, 488 Peserta Disaring Jadi 400 di Tahap Lanjutan
Ilustrasi: Seleksi SMAN Plus Riau Makin Ketat, 488 Peserta Disaring Jadi 400 di Tahap Lanjutan
Pojokkampung.site/PEKANBARU – Proses seleksi penerimaan peserta didik baru di SMA Negeri Plus Provinsi Riau tahun ajaran 2026 memasuki tahapan lanjutan dengan persaingan yang semakin ketat. Dari total 488 calon siswa yang mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA), sebanyak 400 peserta dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.

Kepala SMA Negeri Plus Riau, Edi Sutono, mengatakan para peserta yang lolos TPA kini mengikuti tes kesehatan yang mulai digelar sejak Jumat (10/4/2026) di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

“Pelaksanaan tes kesehatan tahun ini kami atur lebih tertib dan terjadwal agar tidak terjadi penumpukan peserta maupun orang tua seperti pada tahun sebelumnya,” ujar Edi kepada awak media.

Ia menjelaskan, sebanyak 400 peserta dibagi dalam tiga sesi pelaksanaan tes kesehatan. Pada sesi pertama, Jumat (10 April 2026), diikuti 135 peserta. Sesi kedua dilaksanakan Sabtu (11 April 2026) dengan jumlah peserta yang sama, yakni 135 orang. Sedangkan sesi ketiga berlangsung Minggu (12 April 2026) dengan 130 peserta.

Selain tes kesehatan, seluruh peserta juga diwajibkan mengikuti rangkaian seleksi lainnya, meliputi psikotes, tes fisik, tes kemampuan komunikasi Bahasa Inggris, wawancara pengetahuan umum, hingga pendalaman agama.

Menurut Edi, pelaksanaan tahapan seleksi dilakukan secara bergantian sehingga seluruh peserta tetap mengikuti semua materi ujian secara menyeluruh.

Sebelumnya, proses pendaftaran SMAN Plus Riau telah dibuka sejak 2 hingga 25 Maret 2026 melalui sistem daring pada laman resmi Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Antusiasme masyarakat terhadap sekolah unggulan tersebut cukup tinggi, terbukti dari jumlah pendaftar yang mencapai 1.040 orang.

Dari jumlah tersebut, pendaftar terbanyak berasal dari Kota Pekanbaru dengan 314 orang, disusul Kampar 167 orang, Rokan Hulu 85 orang, Dumai 81 orang, Siak 73 orang, serta Bengkalis 71 orang. Sementara itu, peserta dari luar Provinsi Riau tercatat sebanyak 38 orang.

Dalam pelaksanaan TPA, panitia menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) berbasis jaringan lokal tanpa koneksi internet guna menjaga transparansi dan integritas seleksi.

“Seluruh akses internet dimatikan selama ujian berlangsung. Sistem ini dirancang agar proses seleksi berjalan objektif, transparan, dan bebas dari potensi kecurangan,” tegas Edi.

Ia menambahkan, seleksi ini bertujuan menjaring calon peserta didik terbaik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, religius, berwawasan kebangsaan, dan siap bersaing secara global.

Dengan berlanjutnya tahapan seleksi ini, peserta yang tidak lolos pada tahap sebelumnya dinyatakan gugur, sementara peserta yang lolos akan terus mengikuti seluruh rangkaian seleksi hingga penetapan akhir penerimaan siswa baru SMAN Plus Riau Tahun 2026.
Bagikan Berita: