Dandim Boyolali Kawal Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Ditarget Rampung Juli 2026
K
Kabiro bojonegoro
Jurnalis Pojok Kampung
Wednesday, 01 April 2026 | 11:56 WIB
20
Pojokkampung.site/BOYOLALI 01/04/2026 – Upaya memperkuat perekonomian desa terus digencarkan melalui percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, mengikuti kegiatan video conference (vidcon) yang membahas percepatan pembangunan gedung koperasi tersebut, yang dipusatkan di Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Program Strategis Nasional (PSN) Koperasi Desa Merah Putih yang dicanangkan pemerintah pusat sebagai langkah memperkuat fondasi ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Dalam arahannya, Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI, Mayjen TNI Bambang Trisnohadi, yang mewakili Wakil Panglima TNI Letjen TNI Tandyo Budi Revita, menegaskan pentingnya evaluasi berkala untuk memastikan program berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menyampaikan, program KDKMP merupakan tindak lanjut dari instruksi presiden yang menargetkan pembentukan sekitar 80 ribu unit koperasi di seluruh Indonesia. Pemerintah pun menargetkan pembangunan dapat diselesaikan pada Juli 2026.
Sementara itu, Dandim 0724/Boyolali menegaskan kesiapan jajarannya dalam mendukung penuh percepatan program tersebut. Melalui peran aparat kewilayahan, TNI akan terus mengawal proses pembangunan agar berjalan sesuai rencana.
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan pemerintah desa untuk memastikan pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga menjadi wujud kehadiran negara dalam mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
“Percepatan pembangunan harus tetap mengutamakan kualitas. Itu menjadi komitmen kami dalam mendukung program ini,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Program Strategis Nasional (PSN) Koperasi Desa Merah Putih yang dicanangkan pemerintah pusat sebagai langkah memperkuat fondasi ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Dalam arahannya, Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI, Mayjen TNI Bambang Trisnohadi, yang mewakili Wakil Panglima TNI Letjen TNI Tandyo Budi Revita, menegaskan pentingnya evaluasi berkala untuk memastikan program berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menyampaikan, program KDKMP merupakan tindak lanjut dari instruksi presiden yang menargetkan pembentukan sekitar 80 ribu unit koperasi di seluruh Indonesia. Pemerintah pun menargetkan pembangunan dapat diselesaikan pada Juli 2026.
Sementara itu, Dandim 0724/Boyolali menegaskan kesiapan jajarannya dalam mendukung penuh percepatan program tersebut. Melalui peran aparat kewilayahan, TNI akan terus mengawal proses pembangunan agar berjalan sesuai rencana.
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan pemerintah desa untuk memastikan pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga menjadi wujud kehadiran negara dalam mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
“Percepatan pembangunan harus tetap mengutamakan kualitas. Itu menjadi komitmen kami dalam mendukung program ini,” pungkasnya.
Bagikan Berita: