Kapolres Sumenep Pastikan Stok BBM dan LPG Aman, Isu Kenaikan Tidak Benar
K
Kabiro bojonegoro
Jurnalis Pojok Kampung
Thursday, 02 April 2026 | 07:06 WIB
23
Pojokkampung.site/SUMENEP – Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), Rabu (1/4/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan serta kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji di tengah beredarnya isu kelangkaan dan kenaikan harga yang meresahkan masyarakat.
Beberapa lokasi yang menjadi sasaran pengecekan meliputi SPBU di Kecamatan Kalianget, SPBU Pemkab Sumenep di Kecamatan Kota Sumenep, SPBU Patean Kecamatan Batuan, SPBU Kecamatan Bluto, serta SPBE di Kecamatan Bluto dan Saronggi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Kompol Widiarti S., S.H., Kasat Intelkam AKP Moh Nurul Komar, perwakilan Kasat Reskrim Kanit Pidsus Ipda Okta, Asisten Sekdakab Sumenep Abd. Madjid, serta Kabag Perekonomian i Dedy Iskandar.
Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto menegaskan bahwa hasil pengecekan menunjukkan kondisi stok BBM dan gas elpiji di wilayah Sumenep dalam keadaan aman dan mencukupi.
“Kami memastikan langsung di lapangan bahwa ketersediaan BBM di SPBU dan gas elpiji di SPBE dalam kondisi cukup dan aman. Distribusi juga berjalan lancar,” ujarnya kepada awak media.
Ia juga mengimbau para pengelola SPBU agar tetap memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat serta tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, isu mengenai kenaikan harga maupun kelangkaan BBM per 1 April 2026 adalah tidak benar atau hoaks. Karena itu, masyarakat diminta tidak terpancing dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying).
“Hari ini kami pastikan distribusi dan ketersediaan BBM di wilayah Sumenep berjalan dengan baik dan lancar,” tegasnya.
Senada dengan itu, Kabag Perekonomian Kabupaten Sumenep Dadang Dedy Iskandar menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ada kenaikan harga maupun gangguan distribusi BBM di wilayah tersebut.
Ia mengajak masyarakat untuk tetap bijak dalam penggunaan BBM serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya.
Dengan adanya sidak ini, diharapkan masyarakat dapat merasa tenang dan tetap menjaga kondusivitas wilayah dengan tidak terpengaruh isu-isu yang menyesatkan.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan serta kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji di tengah beredarnya isu kelangkaan dan kenaikan harga yang meresahkan masyarakat.
Beberapa lokasi yang menjadi sasaran pengecekan meliputi SPBU di Kecamatan Kalianget, SPBU Pemkab Sumenep di Kecamatan Kota Sumenep, SPBU Patean Kecamatan Batuan, SPBU Kecamatan Bluto, serta SPBE di Kecamatan Bluto dan Saronggi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Kompol Widiarti S., S.H., Kasat Intelkam AKP Moh Nurul Komar, perwakilan Kasat Reskrim Kanit Pidsus Ipda Okta, Asisten Sekdakab Sumenep Abd. Madjid, serta Kabag Perekonomian i Dedy Iskandar.
Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto menegaskan bahwa hasil pengecekan menunjukkan kondisi stok BBM dan gas elpiji di wilayah Sumenep dalam keadaan aman dan mencukupi.
“Kami memastikan langsung di lapangan bahwa ketersediaan BBM di SPBU dan gas elpiji di SPBE dalam kondisi cukup dan aman. Distribusi juga berjalan lancar,” ujarnya kepada awak media.
Ia juga mengimbau para pengelola SPBU agar tetap memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat serta tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, isu mengenai kenaikan harga maupun kelangkaan BBM per 1 April 2026 adalah tidak benar atau hoaks. Karena itu, masyarakat diminta tidak terpancing dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying).
“Hari ini kami pastikan distribusi dan ketersediaan BBM di wilayah Sumenep berjalan dengan baik dan lancar,” tegasnya.
Senada dengan itu, Kabag Perekonomian Kabupaten Sumenep Dadang Dedy Iskandar menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ada kenaikan harga maupun gangguan distribusi BBM di wilayah tersebut.
Ia mengajak masyarakat untuk tetap bijak dalam penggunaan BBM serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya.
Dengan adanya sidak ini, diharapkan masyarakat dapat merasa tenang dan tetap menjaga kondusivitas wilayah dengan tidak terpengaruh isu-isu yang menyesatkan.
Bagikan Berita: