Tuesday, 14 April 2026
Iklan Header

Advertisement

Sponsored Ads

Nasional

Pemkab Bojonegoro Genjot 8 Proyek Prioritas 2026, Infrastruktur dan Ruang Publik Jadi Fokus

K
Kabiro bojonegoro Jurnalis Pojok Kampung
Friday, 27 March 2026 | 10:00 WIB 26
Pemkab Bojonegoro Genjot 8 Proyek Prioritas 2026, Infrastruktur dan Ruang Publik Jadi Fokus
Ilustrasi: Pemkab Bojonegoro Genjot 8 Proyek Prioritas 2026, Infrastruktur dan Ruang Publik Jadi Fokus
Pojokkampung.site/Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyiapkan delapan Proyek Strategis Daerah (PSD) untuk tahun anggaran 2026 dengan total alokasi dana sekitar Rp175,3 miliar. Program ini difokuskan pada penguatan infrastruktur, revitalisasi ruang publik, serta peningkatan konektivitas antarwilayah guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Penetapan proyek tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Bojonegoro Nomor 188/101/KEP/412.013/2026 yang diterbitkan pada 12 Maret 2026. Kebijakan ini disusun dengan mempertimbangkan isu strategis daerah yang dinilai memiliki dampak luas bagi masyarakat, sekaligus selaras dengan arah pembangunan nasional dan provinsi.

Adapun delapan proyek prioritas yang akan dieksekusi meliputi pembangunan Pasar Kota Bojonegoro sebagai proyek dengan anggaran terbesar, penataan Alun-Alun, pelebaran jalan Purwosari–Glagah, rekonstruksi jalan Ngambon–Bobol, hingga penggantian jembatan Mojorejo–Tapelan. Selain itu, terdapat pula rehabilitasi Masjid Jami’ Darussalam serta pembangunan pelindung tebing sungai di dua wilayah berbeda.

Bupati Bojonegoro menegaskan bahwa proyek-proyek tersebut dipilih karena memiliki nilai strategis tinggi, baik dari sisi anggaran, kompleksitas, maupun dampaknya terhadap masyarakat. Seluruh program juga tercantum dalam dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD, RKPD, dan APBD, serta berada dalam pengawasan ketat lembaga pengawas internal dan eksternal.

Pemkab juga mendorong percepatan proses administrasi agar pelaksanaan fisik proyek dapat segera dimulai sesuai jadwal. Langkah ini dinilai penting agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat, terutama dalam bentuk fasilitas publik yang lebih representatif dan infrastruktur yang lebih memadai.

Dengan pelaksanaan delapan proyek strategis tersebut, pemerintah daerah optimistis pemerataan pembangunan akan semakin meningkat dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di Bojonegoro.
Bagikan Berita: