Ratusan Armada Operasional KDKMP Diserahkan, Dandim Bojonegoro: Dorong Kemandirian Ekonomi Desa
K
Kabiro bojonegoro
Jurnalis Pojok Kampung
Monday, 30 March 2026 | 06:06 WIB
27
Pojokkampung.site/ BOJONEGORO — Semangat membangun kemandirian desa kembali menguat di Kabupaten Bojonegoro. Sebanyak 57 desa menerima bantuan kendaraan operasional berupa truk Mitsubishi Canter FE 74 HDS dan pikap 4x4 Scorpio dari PT Agrinas Pangan Nusantara, sebagai bagian dari dukungan terhadap program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Penyerahan armada dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, kepada para kepala desa dan ketua koperasi di halaman Markas Kodim 0813 Bojonegoro, Senin (30/3/2026). Momen tersebut berlangsung dalam suasana penuh optimisme, disaksikan jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Bojonegoro, para Danramil, Babinsa, hingga perwakilan masyarakat desa.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa kehadiran kendaraan operasional ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan langkah strategis untuk memperkuat denyut ekonomi desa. Ia berharap, distribusi hasil pertanian dan kebutuhan masyarakat dapat berjalan lebih efisien dan terjangkau.
“Kendaraan ini diharapkan mampu menekan biaya transportasi sekaligus mengoptimalkan potensi desa, sehingga roda perekonomian masyarakat semakin bergerak maju,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, ST., menyampaikan bahwa armada berwarna putih bertuliskan “Koperasi Merah Putih” tersebut merupakan bagian dari pengiriman tahap awal dari total 764 unit kendaraan operasional, yang merupakan implementasi program gagasan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Menurutnya, kendaraan ini didistribusikan kepada desa-desa yang telah memenuhi persyaratan dalam program KDKMP. Ia pun menekankan pentingnya pemanfaatan armada secara tepat guna.
“Kami berharap kendaraan ini benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya, guna mendukung operasional koperasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” tuturnya.
Lebih lanjut dijelaskan, dari total 382 titik pembangunan koperasi yang tersebar di 28 kecamatan di Bojonegoro, sebanyak 57 desa telah mencapai progres 100 persen. Capaian ini menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya kemandirian ekonomi berbasis desa.
Program KDKMP sendiri telah ditetapkan sebagai salah satu percontohan nasional dalam penguatan ketahanan pangan. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mendorong terciptanya desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Dengan hadirnya armada operasional tersebut, distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok diharapkan semakin lancar, membuka akses pasar yang lebih luas, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan warga desa secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua KDKMP Desa Pesen, Khosip Ikhsan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas dukungan yang diberikan. Ia menilai bantuan ini menjadi energi baru bagi koperasi desa dalam mengembangkan usaha dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih. Semoga program ini mampu membuka lapangan pekerjaan baru, sekaligus menjadikan desa lebih mandiri dan berswasembada pangan,” pungkasnya.
Penyerahan armada dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, kepada para kepala desa dan ketua koperasi di halaman Markas Kodim 0813 Bojonegoro, Senin (30/3/2026). Momen tersebut berlangsung dalam suasana penuh optimisme, disaksikan jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Bojonegoro, para Danramil, Babinsa, hingga perwakilan masyarakat desa.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa kehadiran kendaraan operasional ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan langkah strategis untuk memperkuat denyut ekonomi desa. Ia berharap, distribusi hasil pertanian dan kebutuhan masyarakat dapat berjalan lebih efisien dan terjangkau.
“Kendaraan ini diharapkan mampu menekan biaya transportasi sekaligus mengoptimalkan potensi desa, sehingga roda perekonomian masyarakat semakin bergerak maju,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, ST., menyampaikan bahwa armada berwarna putih bertuliskan “Koperasi Merah Putih” tersebut merupakan bagian dari pengiriman tahap awal dari total 764 unit kendaraan operasional, yang merupakan implementasi program gagasan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Menurutnya, kendaraan ini didistribusikan kepada desa-desa yang telah memenuhi persyaratan dalam program KDKMP. Ia pun menekankan pentingnya pemanfaatan armada secara tepat guna.
“Kami berharap kendaraan ini benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya, guna mendukung operasional koperasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” tuturnya.
Lebih lanjut dijelaskan, dari total 382 titik pembangunan koperasi yang tersebar di 28 kecamatan di Bojonegoro, sebanyak 57 desa telah mencapai progres 100 persen. Capaian ini menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya kemandirian ekonomi berbasis desa.
Program KDKMP sendiri telah ditetapkan sebagai salah satu percontohan nasional dalam penguatan ketahanan pangan. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mendorong terciptanya desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Dengan hadirnya armada operasional tersebut, distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok diharapkan semakin lancar, membuka akses pasar yang lebih luas, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan warga desa secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua KDKMP Desa Pesen, Khosip Ikhsan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas dukungan yang diberikan. Ia menilai bantuan ini menjadi energi baru bagi koperasi desa dalam mengembangkan usaha dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih. Semoga program ini mampu membuka lapangan pekerjaan baru, sekaligus menjadikan desa lebih mandiri dan berswasembada pangan,” pungkasnya.
Bagikan Berita: